Sepakbola Dunia - Musim Yang Buruk Bagi Jose Mourinho | Portal Berita Bola Online

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Sepakbola Dunia – Musim Yang Buruk Bagi Jose Mourinho

Sepakbola Dunia – Usaha Jose Mourinho untuk meraih gelar juara pada musim ini gagal lagi. Kegagalan ini merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya pelatih yang berasal dari Portugal itu juga gagal membawa klub asal Spanyol, Real Madrid meraih gelar juara La Liga, Cristiano Ronlado dan kawan-kawan hanya mampu finsih diurutan kedua klasemen.

Kejadian ini serupa terjadi ketika dirinya kembali melatih mantan klubnya di Premier League, Chelsea. The Blues sudah dipastikan tidak akan mendapatkan gelar apapun sampai akhir kompetisi pada musim ini, menyusul kemenangan yang didapatkan oleh Manchester City ketika berhadapan dengan Aston villa tadi malam. Kesempatan Chelsea untuk memperebutkan gelar juga Liga Inggris sirna.

Dengan menyisakan satu laga lagi, hanya ada dua klub yang mempunyai peluang untuk menjadi juara yaitu, Manchester City yang sudah mengumpulkan 83 angka dan sedang menempati puncak teratas klasemen. Yang kedua ada Liverpool dengan perolehan 81 angka yang berada satu tingkat dibawah City.

Paling besar Chelsea hanya bisa finish sebagai runner-up, seandainya mereka mampu mengalahkan Cardiff City di pekan yang akan datang.

Di ajang lainnya, niat anak asuhan Jose Mourinho masuk ke babak semifinal Piala Liga Inggris terhenti. Sedangkan di kompetisi Liga Champions, upaya mereka kandas ditengah jalan ketika mereka kalah dari Atletico Madrid dibabak semifinal. Selain itu awal kompetisi mereka juga ditundukkan oleh wakil asal Jerman, Bayern Munich dalam perebutan trofi Super Eropa.

Kendati demikian pelatih yang dijuluki The Special One untuk kedua kalinya beruntun tidak mendapatkan gelar apapun. Hal itu diakui oleh Mourinho bahwa dua musim ini merupakan musim terburuknya dalam kariernya. “Musim yang buruk bagi saya, sudah dua musim saya gagal total.”